Menikah :) Ehm...

Sahabat terbaik saya hampir semuanya sudah (dan akan) menikah. Saya belum memikirkan menikah saat ini. Saya memiliki beberapa sahabat terbaik di SMA dan sampai sekarang saya masih berhubungan dengan mereka. Tolak ukur saya jika kita mencintai seseorang maka saat kita bertemu dengan orang-orang tersebut kita akan merasa sangat exited dan luar biasa bahagia. Itu yang saya rasakan saat saya bertemu mereka. Menyenangkan sekali.

Dua dari sahabat saya akan menikah tahun ini. Minggu depan! (Oh my God!) dan dia akan ikut suaminya ke Sulawesi. Satunya lagi akan menikah tepat di tanggal cantik 11 November 2011 (11-11-2011). Berbagai persiapan sudah dilakukan. Dari tipe orangnya dua sahabat saya ini memiliki selera yang berbeda mengenai pernikahan. Pesta pernikahan lebih tepatnya. Satu pihak suka yang sederhana dan yang lain suka yang meriah. Dua-duanya oke-oke saja selama tidak mengurangi makna pernikahan itu sendiri.

Beberapa hari yang lalu, saya bertemu salah satu sahabat. Barusan menikah beberapa bulan lalu, tapi sepertinya kehidupan rumah tangganya tidak begitu baik. Saya dengan jelas tahu bahwa dia selesai menangis waktu bertemu dengan saya. Tapi dia berusaha untuk tersenyum sama seperti ketika kami bertemu dan bersahabat di bangku SMA sampai sekarang. Selesai pertemuan itu saya jadi memikirkan sahabat saya yang satu ini. Memikirkan tentang pernikahan dan rumah tangga lagi.

Menikah memang tidak gampang namun juga tidak sulit. Membina keluarga harus dengan komitmen yang luar biasa. Membayangkan kita hidup dengan satu orang selama akhir hidup kita membuat saya sedikit berpikir ulang.

Di satu sisi, salah satu teman kantor saya, saya rasa memiliki kehidupan yang sangat menyenangkan dan mesra dengan pasangannya. Saya iri sekali. Saya ingin seperti itu. Lalu saya mencoba mengamati dan meneliti kenapa bisa teman kantor saya seperti ini dan sahabat saya seperti itu. Saya tahu bahwa teman kantor saya memiliki kehidupan financial yang lebih baik dibanding sahabat saya.

Saat kehidupan financial sudah terpenuhi maka saat kita memutuskan berumah tangga, hal tersebut tidak begitu menjadi masalah. Meskipun masalah uang bukanlah hal yang utama yang mendukung kemesraan dan keberlangsungan kehidupan rumah tangga. Namun ini termasuk faktor yang penting untuk mendukung kenyamanan dan kemapanan.

Comments

Popular Posts