Ramadhan tahun ini (1)

Ramadhan tahun ini tidak dibiarkan sekedar lewat oleh Allah SWT. Iya. Saya yakin ini teguran. Cara mengingatkan serta ujian untuk kehidupan saya selanjutnya.

Awal puasa, saya membeli modem CDMA di counter yang ada di sebuah Mall. Saya membeli itu karena itu mempermudah saya dan bisnis saya nantinya. Saya agak cerewet memang pada saat itu. Menanyakan ini dan itu. Dan ujungnya saya tetap membelinya. Harganya 450.000 rupiah dan nomer CDMA baru seharga 10.000 rupiah.

Setelah saya bawa pulang. Ternyata tidak bisa digunakan. Saya memcoba berbagai cara. Salah satunya dengan mengganti simcard CDMA yang lain. Modem tetap tidak bisa.

Esoknya saya berniat minta tolong ke counternya. Dan ternyata tutup. Saya jadi punya pikiran buruk kalau sebenarnya counter itu sengaja tutup. Saya lebih kesal lagi saat tahu ada yang aneh dengan nomer CDMA seharga 10 ribuan itu. Di permukaannya ada sedikit karat. Dan di sisi lainnya, ada stiker. Setelah dibuka, ternyata itu simcard/nomer CDMA yang berbeda dengan merk yang tertera di kemasannya.

Yah. saya resmi tertipu. Awalnya memang ingin sekali menggampar wajah mbak penjaga counternya. Lama-lama saya berpikir. Ini semacam pemanasan sebelum saya merintis usaha saya. Allah ingin tahu apakah saya siap kehilangan uang atau merugi saat usaha yang saya dirikan tidak berjalan lancar.

Comments

Popular Posts